Bagi kalian yang akan membeli MTB, selain harga sepeda gunung itu sendiri ada hal yang sebaiknya dipertimbangkan. Misalnya fungsi atau kegunaan sepeda itu bagi anda dan medan yang akan anda lalui. Kalau hanya digunakan untuk sekedar olah raga di akhir pekan, tidak perlu membeli tipe sepeda Downhill (DH).
Maka sangatlah perlu mengenal tipe sepeda gunung, terutama bagi yang baru mulai hobi berolah raga sepeda. Ada beberapa tipe sepeda gunung berdasarkan fungsinya yaitu : Cross Country (XC), All Mountain (AM), Free Ride (FR), Down Hill (DH) dan Dirt Jump (DJ). Pemilihan tipe sepeda sebaiknya disesuaikan dengan jenis aktifitas anda dan karakter medan yang akan dilalui.
Cross Country (XC)
Maka sangatlah perlu mengenal tipe sepeda gunung, terutama bagi yang baru mulai hobi berolah raga sepeda. Ada beberapa tipe sepeda gunung berdasarkan fungsinya yaitu : Cross Country (XC), All Mountain (AM), Free Ride (FR), Down Hill (DH) dan Dirt Jump (DJ). Pemilihan tipe sepeda sebaiknya disesuaikan dengan jenis aktifitas anda dan karakter medan yang akan dilalui.
Cross Country (XC)
cross countrySepeda tipe XC dirancang dan dibuat untuk menempuh medan yang ringan hingga sedang seperti jalan aspal atau jalan tanah pedesaan. Supaya efisien dan optimal saat mengayuh, maka biasanya dibuat hanya mempunyai suspensi depan (hardtail). Bahkan kadang-kadang ada produsen sepeda yang membuat tanpa suspensi samasekali (rigid).maka ini dilakukan untuk mengurangi efek hobbing. Sepeda tipe Cross Country mempunyai rentang harga paling lebar, dari harga satu jutaan sampai puluhan juta rupiah. Sepeda tipe ini sangat disarankan bagi pemula yang baru mulai main sepeda.
All Mountain (AM)
All Mountain (AM)
all mountain bikeSepeda tipe ini dirancang dan dibuat untuk bisa melintasi medan berat seperti naik turun bukit, masuk keluar hutan, lintasan berbatu dan lintasan off road jarak jauh. Karena medan yang ditempuh cukup berat, sepeda tipe AM dilengkapi dengan double suspension ( suspensi depan dan belakang). Panjang suspensi depan antara 140 mm sampai dengan 160 mm. Sedangkan suspensi belakang sekitar 6 inchi. Bobot sepeda mencapai 14-16 kg.
Free Ride (FR)
free rideDirancang supaya mampu bertahan bila digunakan untuk melakukan lompatan tinggi (drop off). Rangkanya kuat dan bobot lebih berat dikarenakan untuk menempuh medan yang lebih ekstrem, tetapi tidah selincah tipe All Mountain. Panjang suspensi depan lebih panjang dari dua tipe diatas yaitu 160-200 mm. Makanya tipe sepeda Free Ride tidak cocok untuk perjalanan jarak jauh atau menaklukkan tanjakan.
Down Hill (DH)
down hillSesuai dengan namanya sepeda ini dibuat khusus untuk menuruni lereng bukit atau gunung atau medan yang sangat ektrem. Selain itu dirancang supaya dapat melaju cepat, aman dan nyaman serta dapat menikung dengan stabil walaupun dengan kecepatan tinggi. Bentuk mirip FR tapi DH tidak mengutamakan kenyaman mengayuh karena hanya dipakai untuk turunan. Sedangkan bila naik menuju lokasi sepeda ini biasanya dibawa menggunakan mobil. Panjang suspensi depan berkisar antara 160-200 mm.
5. Dirt Jump (DJ)
dirt jump bikeSepeda tipe ini bentuknya mirip BMX cuma agak diperbesar. Nama lain dari Dirt Jump adalah Urban MTB. Sedangkan fungsi dari DJ selain sebagai alat transportasi juga sebagai aktrasi lompatan, menaiki tangga dan atraksi ekstrem lainnya seperti halnya dengan sepeda BMX.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar